Home > elektro > Deteksi kebocoran tabung gas dengan Ultrasonik

Deteksi kebocoran tabung gas dengan Ultrasonik

May 23rd, 2012

tabung-gasMendeteksi adanya kebocoran tabung gas, ada beberapa cara, yaitu; 1. dicelup dalam air, seperti orang tambal ban; 2. dengan sensor gas (contoh merk figaro); 3. dengan memberikan cairan sabun, nanti timbul gelembung-gelembung; 4. dengan membaui; 5. dengan mendengarkan desisan gas bocor. Masing-masing ada kelebihan dan kekurangan-nya. Disini akan dibahas tentang deteksi dengan cara mendengarkan desis-an gas tersebut.

Jika anda memasang gas lpj, kemudian terdengar ‘ngeses’, wah sudah pasti tahu bahwa ada bagian yang bocor, mudah bukan?, tetapi jika bocornya kecil, tidak sampai ngeses?, ya paling membaui saja. Nah untuk yang mendeteksi bau, rangkaian elektronika ini agak sulit untuk menciptakan sensor bau, adanya sensor gas elpiji (ada dipostingan lain), bagaimana jika mendeteksi suara ngeses-nya, yach bisa saja dengan rangkaian mikrophone mendeteksi suara tersebut, tetapi ini akan terganggu sama suara-suara disekitanya yang kemungkinan berisik (kecuali kalau tempatnya sepi).

Gb.1 Circuit

Gb.1 Circuit

Gb. 2 Test pada LPG

Gb. 2 Test pada LPG

Gb. 3 Test pada Pentil Motor

Gb. 3 Test pada Pentil Motor

Nah ternyata gas yang lepas dari dalam tabung (tekanan tinggi) ke luar (tekanan rendah), akan menbentuk turbulensi dan menghasilkan gelombang suara dalam frekuensi ultrasonik, diluar batas pendengaran manusia (>20000Hz), jadi suara inilah yang sebaiknya didengarkan, karena dengan mendengarkan suara ini, suara lain yang ada didaerah pendengaran manusia dapat ditapis. Jadi buatlah penerima (dengan sensor ultrasound-receiver), penguat (op-amp) dan pendeteksi sinyal ultrasonik (tone detector). Kebocoran kecilpun akan mengeluarkan suara ultrasonik selama itu lepasnya gas dari tekanan tinggi ke tekanan rendah. Cara ini bisa untuk mendeteksi kebocoran segala macam gas, misalnya gas freon di AC, pipa gas di industri, kebocoran ban, pentil, balon, tabung elpiji dan sebagainya. Untuk lepasnya gas yang melalui pipa, misalnya dari tabung elpiji melalui selang ke kompor, dan kompornya bocor, metoda ini tidak berhasil, karena gas-nya hanya mengalir, tidak lepas dari tekanan tinggi ke rendah, demikian juga cara ini tidak akan berhasil guna jika bocornya tabung terlalu kecil, kalau dicelup air hanya keluar gelembung kecil-kecil pelan-pelan, jadi tidak bisa digunakan di pabrik pengisian bbg untuk deteksi kebocoran, karena kebanyakan tabung, bocornya kecil2, selubang jarum, kebanyakan mereka menggunakan metoda celup air, tetapi biasanya di bypass, operator pada males nyelupin tabung ke air, langsung lempar ke truk, jadi yang rugi ya konsumen-nya, gas-nya lepas pelan2.

Categories: elektro Tags: , ,
Comments are closed.